-->
Showing posts with label Cerita Rakyat. Show all posts
Showing posts with label Cerita Rakyat. Show all posts

 

Official Trailer Legenda Buyut Banjar


Legenda 41 Monyet Banjar mungkin sudah pernah mendengar ceritanya dari orang tua dulu atau secara turun temurun. Tetapi kita belum mengetahui bagaimana cerita menurut Juru Kunci Buyut Banjar Mba Raska. 


Film dokuseries atau dokumenter series ini akan membahas tentang Legenda Buyut Banjar yang menurut cerita, monyet yang ada di Komplek Pemakaman Buyut Banjar ini adalah prajurit dari Cirebon yang dipimpin oleh Pangeran Suryanegara. 


Film garapan Cinema Indramayu yang diperankan oleh Baim (Bayu Kurniawan) dan Komeng (Komara) ini melintas di situs Buyut Banjar yang ada di Desa Bulak Kecamatan Jatibarang kabupaten Indramayu.


Tetapi tiba-tiba Baim menghilang dan ada monyet yang membawa jam tangan Baim. Komeng menangis karena mengira Monyet tersebut adalah penjelmaan dari Baim. Tetapi pada saat Komeng sedang menangis datanglah seorang pria paruh baya mengenakan iket kepala menghampiri Komeng. 


Kemudian dia menanyakan kepada Komeng kenapa menangis?, tetapi lalu Komeng menceritakan kepada pria tersebut bahwa temannya hilang dan berubah menjadi monyet. Saat sedang berbincang tiba-tiba Baim datang. 


Komeng sangat senang karena Baim tidak berubah menjadi monyet. Lalu Baim menceritakan bahwa Ketika dia sedang buang air kecil, jam tangannya diambil oleh monyet dan dibawa pergi. Karena Baim sudah kenal dengan Mbah Raska maka dia memperkenalkan kepada Komeng. 


Setelah itu keduanya meminta penjelasan bagaimana asal-usul 41 Monyet Banjar kepada mbah Raska. Setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar dari Mbah Raska keduanya masih penasaran dengan asul-usul prajurit yang berubah jadi monyet tersebut. 


Akhirnya kedua sahabat karib tersebut menemui Sejarawan yakni Dr. Tendi dari Bongas untuk mencari tahu cerita 41 Monyet Banjar tersebut dari kacamata Sejarawan. Di sini Dr. Tendi menjelaskan bahwa cerita manusia yang berubah menjadi monyet bukan hanya ada di Desa Bulak Jatibarang saja tetapi ada di beberapa daerah seperti di Cirebon ada Monyet di Kalijaga, dan Plangon. 


Cerita manusia dikutuk menjadi kera juga sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi Musa A.S. Saat itu kaum Bani Israil menjadikan hari Sabtu sebagai hari Istimewa. Kaum Bani Israil berada di rumahnya masing-masing, mereka khusyuk menjalankan ibadah. 




Tetapi pada hari Sabtu tersebut banyak ikan besar dan kecil bermunculan ke permukaan laut. Sehingga mereka meninggalkan peribadahan mereka dan pada hari Sabtu tersebut dihabiskan untuk memancing atau menangkap ikan sehingga mereka lalai terhadap perintah Allah. Kemudian, Allah menimpakan azab kepada mereka. Kaum Bani Israil yang menangkap ikan pada hari sabtu dikutuk oleh Allah. Wajah mereka berubah menjadi kera.


Penasaran dengan keseruan tentang cerita Legenda Buyut Banjar tersebut, jangan lupa saksikan Film Dokuseriesnya di channel Youtube Cinema Indramayu hari Senin 21 September 2020 Pukul 19.00 WIB


Kali ini sudah dilengkapi dengan gambar-gambar ilustrasi yang menarik yang membuat channel Cinema Indramayu berbeda dengan yang lain. Karena Cinema Indramayu ingin mewarnai Indramayu dengan sudut pandang sebuah film dan memiliki misi memperkenalkan tradisi, kesenian, budaya, dan tokoh-tokoh dari Indramayu. 


Bagi Anda yang penasaran silakan lihat dulu Official Trailer Legenda Buyut Banjar karya Cinema Indramayu dengan sutradara Fatria Iman Nissa.  



Silakan tonton film Legenda Buyut Banjar Karya CINEMA INDRAMAYU

 
1:47 PM
Kantor Kecamatan Kandanghaur dulu Kantor Kawedanan Kandanghaur lokasi Pasar Jodoh (Jaringan)

Saat ini tradisi bernama Jaringan sudah tidak ada lagi, tetapi puluhan tahun yang lalu tradisi ini pernah ada di Parean Ilir dan Parean Girang Kecamatan kandanghaur Kabupaten Indramayu. 

4:32 PM
Ilustrasi Raden Arya Wiralodra

Cerita ini merupakan lanjutan dari Tulisan Sejarah Kedatangan Wiralodra di Indramayu (Bagian ke-12). Wiralodra yang merasa telah aman dari gangguan Arya Kemunging dengan pasukannya, kemudian segera kembali ke Pedukuhan Cimanuk. 

7:09 PM
Ilustrasi Raden Wiralodra

Dalam hatinya Raden Wirasetra sangat kagum dan menghormati keberanian Raden Wiralodra dalam usahanya mencapai cita-citanya, sehingga akhirnya terkabul juga. Kemudian ia pun berkata : Syukurlah dinda jika demikian halnya, kanda hanya ikut mendo’akan semoga pedukuhan itu kelak menjadi negara yang subur dan makmur, tentram raharja bagi semua rakyat dan anak cucu dinda di kemudian hari. 


7:14 PM
Ilustrasi Raden Wiralodra

Sambil tersungut-sungut Raden Tanuwijaya berkata “Coba kanda rasakan betapa hebatnya tlampekan ayam betina itu”. Kemudian Raden Wiralodra menyuruh kakaknya Raden Wangsanegara untuk maju ke arena, akan tetapi Raden Wangsanegara mogok, terus terang mengakui tidak sanggup melawan Nyi Endang Darma. 

7:51 PM
Ilustrasi Raden Wiralodra 
Raden Wiralodra setelah menanggapi cerita Nyi Endang Darma itu berkata “Jika benar demikian, maka jelaslah bahwa Eyang Pangeran Guru telah berbuat kesalahan. Siapa yang bersalah tentu akan menerima hukumannya. Meskipun beliau kakek hamba, namun hamba tak henda membela yang bersalah”.  

9:11 PM
Ilustrasi Nyi Endang Darma (Gambar http://netroartsegeran.blogspot.co.id)

Setibanya di rumah Ki Tinggil, Nyi Endang Darma disambut oleh Raden Wiralodra dan dipersilakan duduk, Nyi Endang Darma segera menyembah dan duduk sambil menundukkan kepalanya, seakan-akan merasa takut menghadapi pandangan Raden Wiralodra. 

7:48 PM
Ilustrasi Nyi Endang Darma (Gambar http://netroartsegeran.blogspot.co.id)

Lambat laun Nyi Endang mulai mengajarkan ilmu-ilmu kesaktiannya kepada penduduk, sehingga rakyat berduyun-duyun datang kepadanya untuk berguru, malahan banyak menarik pendatang baru yang sengaja datang hanya untuk berguru ilmu kesaktian kepadanya. 

9:27 PM
Makam Selawe tempat Pangeran Guru dimakamkan (Dok. Didno)

Pangeran Guru kehilangan akal menerima tantangan Nyi Endang Darma yang pedas didengar telinga itu, maka ia pun berteriak memberi perintah kepada murid-muridnya untuk menangkap Nyi Endang Darma. 

7:17 PM
Makam Selawe (Dok. Didno)
Mendengar ucapan Nyi Endang Darma yang lemah lembut serta sopan santun, Ki Tinggil segera menjawab “Kalau demikian maksud tuan hamba pun tidak keberatan silakan tuan hamba memilih tempat yang baik dimana saja tuan hamba menyukainya, karena tanah disini masih cukup luas.

8:51 PM
Makam Selawe Indramayu (Dok. Didno)
Lambat laun tersiar kabar ke segenap pelosok, bahwa di hutan Cimanuk telah berdiri sebuah pedukuhan yang subur makmur, gemah ripah loh jinawi. Maka secara berangsur-angsur datanglah pemukim-pemukim baru dari segenap penjuru, sehingga penduduk pedukuhan Cimanuk itu lambat laun menjadi banyak.

9:46 PM
6:02 PM
Ilustrasi Wiralodra berkelahi dengan harimau (Gambar http://kisahdanbabad.blogspot.co.id)


9:40 AM
Raden Wiralodra (Ilustrasi gambar dari Kompasiana.com/dinoto)

Cerita ini merupakan lanjutan dari Sejarah Kedatangan Wiralodra di Indramayu (Bagian 1). Raden Wiralodra tinggal di Pondok Ki Wira Setra sebulan lamanya. Kemudian pada suatu hari yang cerah Raden Wiralodra berkata kepada Ki Wira Setra. 

6:01 AM
Raden Wiralodra (Gambar Facebook) 

Nama Indramayu tidak terlepas dari Raden Bagus Arya Wiralodra. Dia yang menjadi pendiri dan juga pemimpin di Indramayu (yang dulunya bernama Dermayu). Walaupun cerita kedatangan Wiralodra ini masih ada yang pro dan kontra di masyarakat Indramayu sendiri, tetapi kita sebagai warga Indramayu harus mengetahui ceritanya yang berdasarkan Babad Dermayu. Darimana asal Arya Wiralodra sebenarnya yuk mari kita ikuti ceritanya. 

6:00 AM
Desa Amis Cikedung (Gambar Indramayukab.go.id)

Bagi sebagian warga Cikedung dan sekitarnya tentu sudah tidak asing lagi dengan nama Desa Amis. Tetapi mungkin daerah lain belum mengetahui dan bagaimana asal-usul desa Amis yang ada di Kecamatan Cikedung Indramayu tersebut. Berikut ceritanya : 

7:10 AM
Kantor Kuwu Tegalsembadra (Gambar Tripmondo.com)

Dahulu kala yang berkuasa di Dermayu (Indramayu) adalah seorang raja yang mempunyai sifat pemarah. Segala permintaannya harus dilaksanakan. Kesenangannya adalah mencari isteri. Dimana ada wanita cantik dia akan terus berusaha untuk mendapatkannya hingga berhasil memperisteri. 

6:00 AM
Balai Desa Juntinyuat (Gambar Gemakaryajunti.wordpress.com)

Jika Anda melintasi jalan Indramayu Cirebon melalui Balongan maka Anda akan menemukan desa Juntinyuat yang berada di sekitar pantai Utara Indramayu. Apa dan bagaimana sehingga nama desa tersebut dinamakan Juntinyuat, berikut ceritanya : 


6:00 AM
Makam Ki Buyut Tambi (Gambar Radarberitaonline.blogspot.co.id)

Jika Anda pergi ke daerah pergi ke daerah Sliyeg Indramayu, Anda akan menemukan makam yang biasanya ramai dikunjungi oleh peziarah yakni Ki Buyut Sleman dan Ki Buyut Tambi. Dan nama Ki Buyut tersebut menjadi nama Desa yakni Desa Sleman dan Tambi. Apa dan bagaimana hingga nama tersebut dijadikan nama desa, berikut ceritanya : 

8:51 AM
Makam Ki Buyut Urang (Gambar Akhmad Fauzi)

Jika Anda pernah berkunjung ke daerah Pamayahan di Indramayu tentu Anda akan mengetahui ada makam yang masyarakat sekitar menamakannya Kibuyut Urang. Bagaimana ceritanya sampai diberi nama Kibuyut Urang mari kita ulas ceritanya. 

10:03 AM