Mengenal Sejarah Indramayu Dari Museum Bandar Cimanuk

Museum Bandar Cimanuk Indramayu

Indramayu merupakan salah satu kota di pesisir Pantai Utara Jawa Barat. Keberadaannya hanya diekspos pada saat musim Lebaran karena merupakan jalur utama arus mudi dari Jakarta ke Kota besar di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur atau Pulau Lain di sebelah timur Pulau Jawa. 

Indramayu sebenarnya mempunyai daya pikat yang luar biasa dalam hal seni, budaya, adat istiadat, kuliner, dan wisatanya. Begitu juga dengan sejarah keberadaan Indramayu. Banyak orang yang belum mengenal sejarah Indramayu, sejak kapan didirikan, dimana makam para pendirinya, serta bagaimana keadaan pada saat masa penjajahan Belanda dan Jepang dulu. 


Lukisan karya maestro Indramayu Dartim Yudha

Tetapi sekarang kita bisa mempelajari semuanya di Museum Bandar Cimanuk. Museum yang terletak di jalan Veteran No. 3 ini lokasinya sekitar 100 meter sebelah selatan dari Masjid Agung Indramayu atau taman Cimanuk Indramayu. 

Museum yang baru dibuka beberapa bulan lalu ini memang koleksinya belum selengkap museum-museum lain tetapi bisa menjadi sarana untuk pembelajaran tentang sejarah keberadaan Indramayu, sejarah sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan serta seni dan budaya di kabupaten Indramayu. 
Museum Bandar Cimanuk bagian depan
Pada ruangan depan Anda akan menemukan dua buah meriah peninggalan Belanda, beberapa senjata tombak pada jaman dahulu, serta beberapa buku bertuliskan huruf Jawa, dan Arab yang merupakan sumbangan warga untuk mengungkap keberadaan dan sejarah Indramayu. Selain itu ada beberapa keris peninggalan zaman dahulu. 

Etalase buku-buku tempo dulu dan bandring

Di salah satu etalase ada hal yang menarik, yakni beberapa batu berwarna hitam yang sekilas seperti batu biasa, tetapi batu ini merupakan batu bandring yang digunakan para pejuang kemerdekaan dalam merebut kemerdekaan menghadapi tentara Belanda. Batu ini ditemukan di bagian Barat Indramayu tepatnya di Anjatan. 
Salah satu sisi ruangan museum bandar cimanuk

Pada bagian sisi sebelah kanan dari Museum, terdapat beberapa peninggalan peralatan yang digunakan oleh masyarakat Indramayu tempo dulu, seperti lumpang, gentong, periuk dan lain-lain yang menjadi bagian hidup yang tidak terpisahkan pada zaman dahulu. 

Gledeg tempat untuk menyimpan beras

Bagian tengah museum ini terdapat beberapa lukisan karya maestro Indramayu Dartim Yudha yakni Lukisan diatas mata uang kuno yang sangat unik dan menarik. Selain karya lukis dari Dartim Yudha juga terdapat beberapa benda seperti meja besar yang disebut Gledeg digunakan untuk menyimpan beras. 

Pedati transportasi jaman dulu

Pada bagian belakang terdapat alat transportasi jaman dahulu. Walaupun sementara baru ada dua yakni roda cikar yang tingginya setara dengan tinggi orang biasa, dan pedati yang digunakan sebagai alat transportasi dari satu tempat ke tempat lain tempo dulu. 

Saat ini museum Bandar Cimanuk masih dalam tahap pembenahan oleh pengelolanya. Mudah-mudahan dengan hadirnya museum ini menambah pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat Indramayu dan sekitarnya yang ingin mengenal lebih dekat tentang Indramayu.
Description
: Mengenal Sejarah Indramayu Dari Museum Bandar Cimanuk
Rating
: 4.5
Reviewer
: Kang Didno
ItemReviewed
: Mengenal Sejarah Indramayu Dari Museum Bandar Cimanuk

3 komentar:

wisataciamis.info said...

wah... ada museum juga..

hello iskandar said...

sejarah perjuangan rakyat indramayu harus ada ....yakni musium sejarah indramayu.saya selalu suport dan menjadi daya tarik wisatawan

hello iskandar said...

saya kan suport sejarah indramayu amin

Post a Comment