Siva Muhammad, Perkenalkan Indramayu Melalui Youtube

Monday, December 31, 2018

Siva Muhammad dan Channelnya (Dok. Facebook Siva Muhammad)

Youtuber kini sudah menjadi lahan mencari penghasilan dan mata pencaharian utama bagi sebagian orang. Walaupun di Indramayu sendiri mungkin belum banyak orang yang menggeluti Youtuber sebagai profesi utama hanya sebagai profesi sampingan. 

Namun demikian, geliat Youtuber asal Indramayu mulai nampak dua tahun ke belakang. Terbukti ada Komunitas Youtubers Indramayu yang sering mengadakan kopdar bareng di Indramayu atau melalui media sosial Facebook dan WhatsApp.

Salah satu Youtuber yang terbilang unik Karena channelnya berbeda dengan yang lain adalah Channel All In One Indramayu. Channel milik Siva Muhammad dari Desa Dadap Blok Latar Amba Kecamatan Juntinyuat Indramayu ini mengkhususkan diri untuk mengabadikan hampir seluruh pelosok Indramayu di akun Youtubenya. 

Setiap ada waktu luang, dia menyempatkan diri untuk mengelilingi desa ke desa tidak hanya desa yang ada di sekitar Juntinyuat saja, tetapi kini sudah merambah wilayah barat Indramayu. Walaupun belum semua ternyata usahanya untuk mengabadikan desa-desa tersebut mendapat tanggapan positif dari penontonnya yang tidak hanya berasal dari Indramayu tetapi juga dari daerah lain atau bahkan negara lain. 

Untuk merekam perjalanan dia ke berbagai kampung di Indramayu, dia hanya menggunakan smartphone yang disimpan di sepeda motornya, ditambah clip on yang terpasang di helmnya. Untuk edit video agar tidak goyang dia menggunakan aplikasi Google Foto. Sedangkan untuk edit video sebelum diunggah ke Youtube dia menggunakan aplikasi Filmora di komputernya. 

Ini tidak bisa dipungkiri mengingat banyak orang Indramayu yang merantau ke berbagai daerah di Indonesia atau bahkan berada di luar negeri. Kehadiran video-video Youtube yang memperlihatkan desa-desa di Indramayu menjadi obat penghilang rindu terhadap tanah kelahiran orang-orang yang berada di luar negeri.


Siva sendiri sebenarnya bukan seorang yang mengerti dunia digital. Tetapi pada tahun 2016, Ruzoqni atau Kang Roni memperkenalkan dunia blog kepadanya, dia sangat antusias karena mendapatkan pengalaman baru. 

Dunia ngeblog masih dijalani hingga awal tahun 2017 tetapi dia masih tertarik dan penikmat video Youtube. Baru pada bulan Pebruari 2017 dia dikenalkan Kang Roni tentang cara membuat channel Youtube. Karena baru menjadi kreator dan belum memahami tentang komunitas Youtube atau aturan main di Youtube, channel dia sering diblokir, sudah ada 5 channel yang di banned oleh Youtube karena dianggap melanggar aturan Komunitas Youtube. 

Akhirnya ada satu yang tetap bertahan hingga kini, walaupun channelnya sudah bergonta-ganti dari Warta All In One, All In One hingg kini namanya All In One Indramayu. Melalui channel ini dia sudah mulai mengerti tentang Komunitas Youtube. 

Setahun menjadi kreator Youtube dia belum mendapatkan penghasilan dari Google Adsense tetapi setelah dimonetisasi dan tinggal menunggu cairnya saja, Youtube mengeluarkan aturan baru yakni channel yang bisa dimonetisasi harus memiliki 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang. 

Selama satu tahun menjadi kreator, pelanggannya baru 350 Subscriber atau pelanggan. Tetapi dia pasrah kepada Allah SWT dan berdoa semoga dalam waktu satu bulan bisa lolos kebijakan baru dari Youtube tersebut. 

Di sini dia merasakan ada campur tangan Tuhan yang tidak bisa orang lain rasakan. Karena tambahan 650 Subscriber atau pelanggan berhasil dia dapatkan dalam waktu satu bulan, padahal sebelumnya hanya 350 subscriber saja selama satu tahun. Kini subscribernya sudah 10 ribu lebih dan diperkirakan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. 

Berdasarkan statistic Socialblade.com (31/12/2018), channel All In One Indramayu ini memiliki 215 video, 10.781 pelanggan, dan 1.859.439 view sejak tanggal 18 Februari 2017 lalu. Penghasilannya diperkirakan sudah mencapai 465 – 7,4 ribu USD atau setara dengan Rp.6,7 juta hingga 107 jutaan. 

Tetapi menurutnya, saat ini penghasilan dari Channel Youtubenya sekitar 1,5 juta hingga 5 juta per bulan tergantung banyak tidaknya penonton, penonton yang mengklik iklannya, atau penonton yang menonton iklan di channel Youtubenya. 

Cerita inspiratif ini mungkin menjadi motivasi dan inspirasi untuk rekan-rekan yang mulai menggeluti dunia Youtuber. Bahwa untuk menjadi besar itu perlu proses tidak instant. Mudah-mudahan Channel All In One Indramayu menjadi salah satu channel lokal yang menjadi kebanggaan warga Indramayu dimanapun berada.

0 komentar:

Post a Comment test