Indramayu Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Sunday, May 31, 2015
Zakiyun Nufus ikut dalam acara Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Indramayu tidak ketinggalan dengan daerah lain di belahan dunia yang pada hari ini merayakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Para remaja yang dikoordinir oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat STIKES Indramayu merayakan acara tersebut dengan aksi long march dari Stikes Indramayu ke Pendopo Indramayu kemudian ke Sport Center. 

Aksi long march kali ini juga didukung pula oleh Putera Puteri Batik Dermayu dan Nok Nang Pinunjul yang semuanya tidak ada yang merokok dengan membagikan bunga dan permen bagi mereka yang sudi menukarkan rokoknya. Para pemenang lomba ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengurangi dan menghentikan rokok. Karena berbahaya tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga orang lain.

Selain itu mereka juga membubuhkan tanda tangan dan cap jari di spanduk yang menyatakan sikapnya untuk “Stop Merokok”. Karena saat ini banyak pelajar yang sudah menghisap rokok dan jumlahnya cukup mengagetkan yakni sekitar 18 % dari seluruh pelajar di Indonesia. 

Sebagian dari mereka bahkan sudah mengkonsumsi rokok bahkan sejak SD (Sekolah Dasar). Kemudian mulai kecanduan saat masuk SMP dan berlanjut di SMA (Sekolah Menengah Atas) atau SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) hingga mahasiswa. 

Rata-rata mereka membeli rokok dari uang belanja dari orang tuanya, tidak sedikit dari mereka mengambil uang dari orang tuanya atau mengambil jatah bayaran bulanan atau yang lainnya tanpa sepengetahuan dari orang tuanya. 

Walaupun rokok memberikan devisa terbesar untuk negara dari pajak cukainya tetapi efek negatifnya juga sangat besar. Trilyunan rupiah sudah digunakan sebagian penduduk di Indonesia untuk mengobati berbagai penyakit seperti paru-paru, ispa (inspeksi saluran pernafasan) dan lain-lain yang diakibatkan dari asap rokok. 

Oleh sebab itu ayo kita dukung Gerakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia setiap hari, tidak hanya seremonial saja tetapi untuk seterusnya. Jika belum mampu berhenti secara total dari merokok cobalah untuk menguranginya. Alangkah bijaknya jika uang yang dibelikan untuk rokok tersebut digunakan untuk hal-hal lain yang positif terutama untuk kalangan remaja.

0 komentar:

Post a Comment test