Ramai-ramai Peringati Hari Ibu

Google pun Peringati Hari Ibu

Hari ini tanggal 22 Desember 2015 di media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain-lain dipenuhi dengan kata-kata “Happy Mother's Day”, ”Selamat Hari Ibu”, dan “I Love You Mom”. Memang tidak heran karena di Indonesia setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari Ibu.

Tapi seharusnya peringatan hari Ibu tidak dijadikan sebagai seremoni belaka, seperti di Jakarta ada peringatan hari Ibu yang akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo. Begitu juga dengan tempat-tempat lain di Indonesia.

Hari ini di media sosial banyak sekali orang-orang memasang dan mengunggah gambarnya dengan ibu dengan berbagai gaya sebagai bentuk memperingati hari ibu. Begitu juga di media online ternama di Indonesia juga tidak lepas dari pemberitaan tentang hari ibu. Serta Google pun tidak ketinggalan memasang Google Doodle memperingati hari Ibu. 

Tapi menurut kami sebenarnya yang lebih penting bukan cuma seremoni atau memasang dan mengunggah gambarnya saja tetapi implemetasinya dalam kehidupan sehari-hari. Ibu harus dihormati dan disayangi layaknya dia mencintai dan menyayangi kita dari dalam kandungan, sampai sekarang. Semua dilakukan tanpa hitung-hitungan untung rugi dan tidak mengharap balas budi. 

Saat ini ada sebagian dari kita yang menganggap ibu seperti pembantu. Orang tua disuruh-suruh untuk mengerjakan ini dan itu, bahkan jika anaknya mempunyai anak lagi dia disuruh mengurus anaknya seperti baby sitter, kalau tidak sesuai dengan keinginannya sang ibu pun sering dimarahi. 

Sementara bagi anaknya yang belum menikah, jika ibu membutuhkan sesuatu dan menyuruh kepada mereka, banyak yang tidak menuruti perintahnya apalagi jika mereka sedang asik menerima telepon dari sang kekasih, atau sedang asik bermain media sosial, mereka akan enggan mengerjakan perintah orang tuannya, kalau mau pun dengan hatinya tidak ikhlas. 

Tapi giliran sang anak menginginkan sesuatu, dia merengek terus, jika tidak dituruti maka anak akan marah-marah dan tidak sedikit sang anak kabur dari rumah hanya gara-gara keinginannya tidak dituruti. Sebenarnya orang tua tidak menuruti semua keinginan anaknya mungkin karena beberapa alasan, mungkin orang tua tidak memiliki uang atau karena sangat sayang jika keinginannya dituruti maka bisa berakibat fatal. 

Oleh sebab itu mulai dari sekarang kita jangan hanya memberikan perhatian lebih kepada ibu hanya pada saat hari Ibu saja, sementara hari-hari setelahnya sang ibu disia-siakan. Sudah saatnya kitamengubah seremoni menjadi implementasi. Jadikan setiap hari sebagai hari ibu. Agar kita bisa selalu membahagiakan ibu. 

Tapi saya yakin tidak semua tinggal dengan ibu, ada yang mungkin jauh dengan ibu, atau bahkan ibunya sudah tiada. Bagi Anda yang masih memiliki ibu dan dekat dengan ibu jangan sia-siakan kesempatan itu untuk selalu membahagiakannya. 

Sementara itu bagi Anda yang jauh dengan ibu, berikan selalu keceriaan dan kebahagian dengan ibu. Kabari dia seminggu sekali, atau dua minggu sekali agar mereka tenang dan bahagia mengetahui kabar kita. Bagaimana Anda yang ibunya sudah tiada, maka cara terbaik adalah untuk selalu mendoakannya setiap hari. Selamat hari ibu..
Description
: Ramai-ramai Peringati Hari Ibu
Rating
: 4.5
Reviewer
: Kang Didno
ItemReviewed
: Ramai-ramai Peringati Hari Ibu

1 komentar:

Fandhy Achmad Romadhon said...

Kalo aku sih selain ngucapin lewat media sosial juga ngucapin langsung ke ibu hehe

Post a Comment