Rumbah Darinih, Kuliner Khas Indramayu Yang Bikin Keringatan

Sunday, November 16, 2014
Ibu Darinih pemilik warung
Jika Anda sedang melintas di jalan raya pantai utara atau Pantura Indramayu. Coba menyempatkan diri untuk singgah ke Warung Rumbah Darinih. Warung Darinih merupakan salah satu warung yang menjual aneka makanan khas Indramayu, seperti dodol lolos, krupuk yeye, sagon, gorengan dan rumbah. 

Mungkin banyak yang belum mengetahui apa itu rumbah?. Rumbah adalah makanan khas daerah Indramayu yang terdiri dari sayuran yang sudah dimasak terlebih dahulu seperti kangkung, kacang panjang dan tauge, atau sayuran lain. Sayuran yang sudah dimasak tadi diberi bumbu sambal khusus. Rumbah mirip dengan gado-gado kalau di Jakarta atau pecel kalau di Jawa.

Nama warung rumbah paling terkenal oleh masyarakat Eretan dan sekitarnya adalah Warung Rumbah Darinih. Nama warung ini diambil dari nama sang pemilik warung yaitu Ibu Darinih. Warung ini terkenal karena dengan rumbahnya yang memiliki ciri khas dengan sambalnya yang rasanya bikin keringatan. Selain itu bumbunya dicampur dengan air petis (cairan hasil dari masak ikan pindang). 
Lokasi Warung Rumbah Darinih
Warung rumbah Darinih ternyata sering didatangi pelanggannya yang tidak hanya oleh masyarakat Eretan dan sekitarnya tetapi juga oleh pengunjung dari daerah lain yang melintas di jalan Pantura Eretan seperti dari Bogor, Bandung dan Jakarta. Walaupun lokasinya agak masuk ke dalam tetapi gampang di datangi. Lokasinya berada di belakang Balai Desa Eretan Kulon atau samping SDN Eretan Kulon II. 

Harga rumbah Darinih ini cukup murah untuk satu porsi hanya Rp.3.000,- saja. Sementara untuk gorengan bakwan atau istilah orang Indramayu piya-piya hanya Rp.1.000,- perbiji. Rumbah Darinih akan lebih nikmat jika disajikan dengan bongko atau lontong dan krupuk yeye. 

Satu porsi rumbah Darinih
Selain bisa dinikmati di warung kecil ibu Darinih ini, banyak pula pengunjung warung ibu Darinih dari daerah lain yang membawa sambal Darinih ini untuk oleh-oleh. Sambal tersebut bisa digunakan untuk bumbu rumbah bikinan sendiri atau untuk sambal rujak. 

Bahkan menurut ibu Darinih, banyak tenaga kerja yang bekerja di luar negeri membawa sambal Darinih yang masih belum ditambah petis ini sebagai bekal di negara orang lain. Ada pula keluarga yang membeli sambal Darinih untuk dikirim kepada saudara atau anaknya yang bekerja ke luar negeri. 
Antrian pelanggan rumbah Darinih
Saking ramainya warung ini, ibu Darinih mempekerjakan sekitar 5 orang pelayan untuk melayani pelanggannya. Mereka memiliki tugas masing-masing dari yang memasak kangkung dan tauge, membuat bumbu, melayani pelanggan hingga mencuci piring dan gelas pelanggannya. 

Jadi bagi Anda yang belum berkunjung ke Warung ini silakan datang ke daerah Eretan Kulon kecamatan Kandahaur Kabupaten Indramayu.

Gambar diambil dari didno76.com

4 komentar for Rumbah Darinih, Kuliner Khas Indramayu Yang Bikin Keringatan :

  1. saya menemukan ini di G+ Vivalog.. wow bagus juga ya vivalog tuk naikin traffic :)

    oiya.. di balongan juga ada tuh kang rumbah yang terkenal.. namanya "rumbah KOPEK" :), nanti kalau ada kesempatan saya coba tuk posting

    ReplyDelete
  2. iya betul saya juga pengen berkunjung ke sana

    ReplyDelete
  3. owh dari dulu ternyata tempatnya masih tetap ya :)
    jadi kangen dgn rumbah Bu Darinih saya

    ReplyDelete